110 PNS di Depok dimutasi

Oleh Bhakti Hariani| 18 jam 55 menit lalu

BALAIKOTA, MONDE: Sebanyak 110 Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dimutasi, kemarin.

Sejumlah kekosongan posisi kepala dinas belum juga terisi dalam proses mutasi atau penataan organisasi pejabat kali ini. Demikian pula ‘kursi panas’ posisi sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

Para pejabat yang dimutasi kemarin di antaranya Abdul Rojat. Sebelumnya dia menjabat Kepala Bidang Bina Koperasi di Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar, kini menjadi Kepala Bagian Tata Usaha di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu. Posisi Rojat digantikan oleh Dewi Indrianti.

Hani Hamidah kini menduduki posisi Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Dia menggantikan Dadang Wihana yang hijrah ke Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) sebagai sekretaris.

Posisi Hani digantikan Agung Sugih Arti yang sebelumnya menjabat sekretaris di BPPKB. Sementara itu, kekosongan posisi sekretaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) pasca pensiunnya Achmad Soleh, kini diisi oleh Nina Suzana, putri Wakil Ketua DPRD Depok, Naming Bothin.

Posisi kosong sekretaris Dinas Pendidikan pasca mundurnya Dwi Rachma, kini diisi oleh Mochammad Nurdin, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan. Posisi Nurdin digantikan oleh Didi Suryadi, mantan Kepala Unit Pelaksana Teknis Kecamatan Cimanggis.

Melesatnya jenjang jabatan Didi Suryadi yang kini menjadi Kepala Bidang Pendidikan Dasar cukup mengagetkan khalayak. Mengingat, rekannya sesama kepala UPT Pendidikan lebih dulu merayap menjadi kepala seksi sebelum menjadi kepala bidang.

Pensiunnya Albert Waneri sebagai Sekretaris Kecamatan Beji, kini digantikan oleh Khanan Mutafi yang sebelumnya menduduki posisi Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan. Kini, posisi Khanan diduduki oleh Khaerudin. Serta masih banyak lagi, PNS lain yang mendapat amanah di sejumlah kantor kelurahan, kecamatan lainnya.

Usai mengetahui posisi barunya masing-masing, merekapun diambil sumpah oleh Walikoya Depok Nur Mahmudi Ismail.

Dalam sambutannya, Nur Mahmudi mengatakan bahwa mutasi dilakukan untuk mengisi sejumlah kekosongan posisi, “Selamat bagi mereka yang berhasil promosi. Semoga dapat menunjukkan kinerja terbaik. Sedangkan bagi mereka yang mutasi, kami berharap ini dapat menjadi penyegaran tugas untuk tetap selalu berkarya yang terbaik untuk warga Depok,” ujar Nur.

Diakui Nur, masih banyak posisi kosong untuk sejumlah jabatan di segenap institusi pemerintah di Pemkot Depok. Dikatakannya pula, kekurangan PNS juga menjadi kendala Pemkot Depok.

Sementara itu, atas amanah baru yang diembannya, Kepala Seksi Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat pada Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Ketahanan Pangan, Yeni Suhartini, menyatakan kesiapanya untuk menjalankan tugas barunya sebaik mungkin.

“Bismillah saja. Apapun tugasnya, saya siap,” tutur wanita cantik berjilbab ini.(bhk)

About these ads